Just A Life Journey of A Girl

Just A Life Journey of A Girl

A Life Learner

Semoga,,kehadiranku disini,,dapat sedikit menjadi pewarna dalam hidupmu,,walau hanya setitik...

Sabtu, 24 Juli 2010

Pohon cintaku

kepada angin...
kepada hujan...
kepada mendung hitam...
kepada kilat...
kepada petir...
kepada pemilik segala yg dimilik...

janganlah Kau patahkan pohon cintaku...
agar ia dapat meneduhi mereka dr sengatan panas
agar ia dapat memayungi mereka dengan rindangnya daunku dr turunnya hujan...
agar ia dpt memberi kesejukan dikala gerah oleh keringat membanjiri tubuh mereka

janganlah Kau tumbangkan pohon cintaku...
sebelum ia dapat memberikan buah manis yg mengenyangkan perut mereka
sebelum burung2 itu bosan bernaung dalam teduhnya pohonku...
kokohkanlah akarnya,,agar kuat dr terpaan angin yg kencang
sirnakanlah rasa 'harap balas' dr mereka yg ia naungi...
walau ranting,dahan, dan kayunya mereka ambil untuk kayu bakar...

sampai tibanya nanti...
waktunya habis...
saat ajal menjemput...
dalam senyuman termaniz,,bila Kau izinkan ia bertemu dgMu...
pohon cintaku...
aamiin...

Sahabatku,,maafkanlah....

sahabatku...
maafkan aku yang tak bisa mengerti perasaanmu..
maafkan aku yang lagi-lagi egois terhadapmu...
aku, yang tak bisa membuat kalian bahagia
aku, yang sibuk dengan diriku sendiri
melupakan mu disaat kau butuhkan aku

tetapi yakinlah sahabatku...
tak ada niatan di hati sedikitpun untuk melukaimu..
hanya aku yang kurang 'peka'
hanya aku yang egois
hanya akunya saja yang tak bisa mengontrol hati dan pikiranku
hanyut dalam masalahku sendiri,
sampai melupakan kalian

maafkan aku sahabatku...
karena....
aku butuh kalian..
kalianlah penguat langkahku
kalianlah tempatku berbagi menemukan solusi
kalianlah tempatku temukan bahagiaku
kalianlah guruku...
kalianlah tempatku tumpah, menumpahkan airmataku...
untuk sekedar membuang beban...

trimakasih sahabatku...
karena kalian aku kuat
karena kalian aku bangkit
karena kalian aku belajar...

trimakasih untuk pinjaman pundaknya
yang hanya aku pinjam untuk kubasahi dengan airmataku...
trimakasih untuk pelukan hangat yang menentramkanku...

semoga Alloh kuatkan ukhuwah kita dalam ikatan iman
dan semoga Alloh swt membalas kebaikan kalian dengan syurga

BELAJAR

kita terlahir hanyalah dari tulang belulang yang terbungkus dengan seonggok daging,,yang menjadi mulia karena hanya ditiupkan kedalamnya ruh...
maka tak ada gunanya bila kita sombong,
karena bila ruh sudah tak lagi ada dalam tubuh ini,
jadi hinalah kita,,
termakan ulat,belatung,rayap, dan makhluk tanah yg lain...

maka belajar,,untuk menjadi lebih baik,adalah wajib...
karena Alloh menyukai orang yg lebih baik..
dalam hati
dalam akal
dalam amal
dalam perbuatan
semua yang lebih baik..
dan itu semua butuh ilmu,,
karena masalah bertambah setiap hari
maka ilmu juga harus bertambah...
dan proses BELAJARpun tidak boleh berhenti
sampai nanti
sampai mati
sampai kedua mata ini tak dapat lagi terbuka...

Kamis, 08 Juli 2010

Rain....

then....
rain comes...
and remember me always...
on the day ...
when it happened like a dream
like a few of seconds,, but always saved on my mind

and again...
remember me...
on a poem made by an extra ordinary person...

Tuhan mabukanlah aku
dengan anggur cintaMu
rantai kaki erat-erat
dengan belenggu penghambaan
kuraslah seluruh isi diriku
kecuali cintaMu
lalu recai daku
hidupkan lagi diriku
laparku yang maha padaMu
telah membuatku
berlimpah karunia

Rabu, 16 Juni 2010

3 IDIOTS

Hari ini,,di tengah hujan yg mungkin menundakan segala aktivitas bagi beberapa orang...
aku belajar...pada '3 IDIOTS'...
pada Rancho,,,pada Raju...pada Farhan....
tentang arti sebuah kata 'PERSAHABATAN'

persahabatan yang melintasi batas ruang dan waktu...
persahabatan yang menembus batas ruang geografis...
persahabatan yang menjadikan sesuatu yg tak mungkin menjadi mungkin

trimakasih Rancho,,Raju,,dan Farhan...
kalian mengajarkanku tentang arti sebuah persahabatan
bahwa sahabat lebih berati daripada seorang kekasih...
karena...bila kekasih pergi,,meninggalkan luka dihati
mudah dimaafkan,walau sulit dilupakan
tapi....
sahabat bila pergi tak kembali,,kan selalu dicari...
karena ia meninggalkan kenangan yg tak mungkin dpt terganti
karena...
dari sahabat,,kita dapatkan kekuatan diri
dari sahabat,,kita temukan kehangatan dari pelukan yg tulus
dari sahabat,,kita peroleh kasih sayang yg mampu mengalahkan setiap duka...
dari sahabat,,ilmupun bertumbuh,bukan hanya sekedar teori...

Pesan Baba Ranchodas:
"Berpikirlah efisien,,maka kesuksesan akan ada dibelakangnya,,mari belajar..."

thank u very much,,3 idiots...
(makasih juga buat yg sdh ngasih film ini untukku,,,adiku...Mar_qo,,
matur nuwun...^_^)

Minggu, 13 Juni 2010

Untuk temanku,,,Untukmu,,,Untuk Tuhanku....

Untuk Temanku……

Temanku, pernah kah kau satu waktu merasa akhirnya kau menemukan seseorang yang benar2 sejalan denganmu, sehingga kau merasa dia sebagai teman sejiwamu, tapi kau harus merasakan penderitaan yang teramat sangat karena bagaimanapun ”dia bukan untukmu”?

Temanku, pernah kah kau ingin menangis sekuatnya dan membiarkan seluruh dunia mengetahui betapa dalamnya luka di hatimu ketika “dia yang bukan untukmu” bagaimanapun juga tak akan bisa kau enyahkan dari hati dan pikiranmu?

Temanku, pernah kah kau ingin berteriak melepas semua beban dari hatimu namun “dia yang bukan untukmu” itu keberadaan dan pemikiran2nya justru semakin menancap kuat dalam hidupmu?

Temanku, pernah kah kau begitu merindukannya, bahkan dalam tidurmu kau masih dan tetap merindukannya “dia yang bukan untukmu” itu?

Temanku, pernah kah kau terus dan terus berusaha untuk menjaga hatimu dan mengisi relung jiwamu dg terus taqarrub Ilallah karena bagai manapun kau sadar bahwa semua ini telah digariskan oleh “ALLAH, Tuhan Seru Sekalian Alam” sebagai ujian bagimu, karena DIA teramat menyayangimu?

Temanku, pernah kah kau sepertiku?? Ya, aku pernah dan masih mengalaminya, dan berharap semua ujian ini dapat aku lalui dan akan menjadikanku bagian dr hamba2-NYA yang lulus ujian.

Untuk Mu……

Wahai “Kamu yang bukan untukku”, saat aku tengah bergelut untuk lebih kaffah memasuki dan menjalankan ajaran agamaku, saat aku berusaha menyalakan kembali ghirah keIslamanku yang sempat redup, kau datang padaku membawa kesejukan, membawa spirit perjuangan untukku sehingga kebimbangan tak lagi menyerang dan perlahan menyingkir dariku.

Wahai “Kamu yang bukan untukku”, namun mengapa kau datang di saat yang tidak tepat? Tidak tepat bagiku, atau bahkan mungkin juga tidak tepat bagimu.

Wahai “Kamu yang bukan untukku”, mengapa kau datang tiba2 dalam hidupku tanpa sempat aku berlari untuk menghindari dan menjauhimu? Tanpa sempat aku mendirikan tembok yang kokoh sehingga kau tak kan bisa memasuki hidupku?

Wahai “Kamu yang bukan untukku”, aku sadar betapa dirimu tak bisa kusalahkan begitu saja. Bahkan aku selalu berhusnuzhan terhadapmu, karena aku yakin kamu pun mungkin tak menyadari bahwa dirimu-lah penyebab semua ini.

Wahai “Kamu yang bukan untukku” sebenarnya ingin kutanyakan kepadamu banyak pertanyaan yang tak bisa kutemukan jawabnya, karena hanya dirimu yang tahu jawabannya.

Wahai “Kamu yang bukan untukku”, sekali lagi untuk terakhir kalinya aku ingin menanyakan dan menyatakan satu hal yang terus mengusik hatiku….

“Mengapa kau mesti bersikap sebegitu rupa padaku, sehingga aku tak bisa mencegah pendar pesonamu yang menyilaukan dan hampir membutakan mataku?”

“Tolong aku agar bisa merubah rasaku ini menjadi lebih indah baik di mataku, matamu dan terutama di mata-NYA dengan mencintaimu karena ENGKAU ADALAH SAUDARAKU

Untuk MU “ALLAH, SANG PEMBOLAK BALIK HATI”……

Ya Allah … Ya Aliim,
sesungguhnya ENGKAU Maha Mengetahui
Ya Allah … Ya Shamad,
sesungguhnya hanya ENGKAU lah tempat kami bergantung..
Ya Allah … Ya Qadiir,
sesungguhnya ENGKAU Maha Kuasa atas Segala Sesuatunya…
Ya Allah … Ya Waaliyy,
sesungguhnya ENGKAU Maha Menguasai dan Mengurus Semua Urusan Makhluk-NYA
Ya Allah … Ya Muhaimin,
sesungguhnya ENGKAU Maha Mencintai dan Memelihara
Ya Allah … Ya Ghaffaar,
sesungguhnya ENGKAU Maha Pengampun

KAU tahu seperti apa dan bagaimana yang ada di hatiku,
karenanya betapa aku bergantung pada-MU
KAU memiliki kuasa atasku, atas kehidupanku,
kuserahkan semua urusanku kepadaMU,
karenanya pasti KAU akan membereskan semua urusanku….
termasuk membereskan urusan hatiku. Urusan yg pasti sepele di mata-MU
KAU telah mencintai dan Memeliharaku
sebagaimana KAU pun memberi cinta-MU dan Memelihara setiap Makhluk-MU,
karenanya aku tahu KAU tak kan membiarkanku mencintai sesuatu yg bukan untukku
dan mencintai sesuatu yg bukan karena-MU.

…… dan ……

Betapa kumohonkan pada-MU…bila rasa yg pernah ada padaku untuk “Dia yang bukan untukku” adalah hal yang salah dan tidak ENGKAU ridhoi, AMPUNI aku… hamba yg berlumuran dosa ini. Semoga kelak KAU akan mempertemukan dan mengimpun KAMI dalam syurga-MU.

Aamiin.

-copast from Siti Khodijah-

Senin, 24 Mei 2010

Jadikan cintaku padaMu ya Alloh...
Berhenti di titik ketaatan
Meloncati rasa suka dan tak suka
Melampaui batas cinta dan benci

Karena aku tahu...
MentaatiMu dalam hal yg tak kusukai
adalah kepayahan,perjuangan, dan gelimang pahala
Karena seringkali ketidaksukaanku
Hanyalah bagian ketidaktahuanku
Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat
Karena hikmah sejati selalu tak terungkap di awal pagi....

Syukron Katsiir....